Photobucket
News Update :

Halaman

Dhaifah Dina. Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Imam Asy Syafi’i rahimahullah berkata: “Apabila kalian melihat seseorang berjalan diatas air atau dapat terbang di udara, maka janganlah mempercayainya dan tertipu dengannya sampai kalian mengetahui bagaimana dia dalam mengikuti Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam. Jika amalannya sesuai as sunnah, maka ia wali Allah, namun jika amalannya tidak sesuai dengan as sunnah, maka ia adalah wali syaithan”. [A’lamus Sunnah Al Manshurah hal. 193]. "

Muslim.Or.Id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

Hidayatullah.com - Berita dunia Islam terdepan

Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Juni 2012

FPI: Lecehkan Islam, Olga tak Berhak Hidup di Bumi

Ketua DPD FPI DKI Habib Salim Bin Umar Al Attos (Habib Selon) mengatakan, Olga Syahputra telah melecehkan Islam dan tidak berhak hidup di muka bumi.

"Siapapun yang melecehkan umat islam, melecehkan agama Allah, tidak ada tempat di muka bumi, siapapun apalagi Olga. Salam jangan dibilang pengemis, ini doa. orang yang memberikan salam itu mendokan, kok dianggap pengemis, ini pelecehan agama," kata Habib Selon seperti dilansir itoday, Senin kemarin (25/6).

Habib Selon mempertanyakan status agama Olga Syahputra yang melecehkan ucapan salam itu. "Kenapa dia tidak jawab salam. Menjawab salam itu wajib. Dia itu orang Islam atau kafir. Ketua DPD FPI DKI mempertanyakan ke Olga Islam atau kafir," jelasnya.

Kata Habib Selon, FPI akan mendukung masyarakat yang mengajukan Olga Syahputra ke Komisi Penyiaran Indonesia. "FPI akan dukung masyarakat yang mengadukan Olga ke KPI," paparnya.

Habib Selon juga mengatakan, FPI tidak akan tinggal diam ulah yang dilakukan Olga Syahputra itu. "Jangan macam-macam Olga, kami tidak akan tinggal diam, sebelum Olga minta maaf kepada umat Islam," jelas Habib Selon.

Selain itu, ia juga mengkritisi gaya Olga yang kebencong-bencongan. "Orang laki-laki menyerupai perempuan, itu telah menyalahi kudrat Allah dan melanggar hukum Allah, KPI sudah menegur, FPI mendukung langkah KPI artis yang kebencong-bencongan," ungkapnya.

Kata Habib Selon, FPI juga akan mengadukan Olga Syahputra ke aparat kepolisian. "Ini sudah bisa menyangkut pelecehan agama dan bisa diajukan ke aparat penegak hukum, aparat kepolisian," pungkas Habib Selon.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Olga Syahputra pada acara ‘Fesbukers’ yang tayang secara live di ANTV, Selasa (19/6). Ketika itu, artis Julia Perez menerima telepon live dari pemirsa dengan menyapa ‘Assalammu'alaikum’. Namun Olga menimpali salam Jupe dengan mengatakan, "Lu Assalammu'alaikum terus ah, kayak pengemis lu." (Sumber)

Ormas Islam Desak Menkes Cabut Program Kondom

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencabut program kampanye kondom bagi pelaku seks berisiko. Pasalnya program tersebut justru kontraproduktif bagi upaya pemerintah dalam mengurangi atau mencegah menyebarnya HIV/AIDS.

"Kami terkejut dan terkaget-kaget dengan rencana Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi yang akan membagi-bagikan kondom pada pelajar," tegas Ketua Umum LPOI Said Aqil Siroj, dalam jumpa pers di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2012).

Said yang juga Ketum PBNU bersama 13 ormas Islam yang tergabung dalam LPOI menegaskan bahwa program pembagian kondom oleh Kemenkes tidak bisa ditolerir. Karena program tersebut menurut LPOI justru menolerir adanya hubungan seks bebas yang dengannya justru memberikan dorongan psikologis bagi para pelajar untuk berbuat seks.

"Mau jadi apa negara ini kalau seakan-akan dipersilahkan pakai kondom. Kami meminta rencana tersebut dicabut," ucap Said.

Menkes Nafisah Mboi, lanjutnya, diingatkan LPOI untuk tidak membuat program-program yang dapat menimbulkan dorongan hubungan tidak halal atau berzina. Akan lebih baik jika program-program kesehatan dilakukan dengan jalan penyadaran melalui pembinaan akhlak, budi pekerja ataupun program penyadaran moralitas.

Dia juga mengatakan, sebagai negara yang berketuhanan sudah seharusnya setiap kegiatan dilakukan dengan dilandasi nilai-nilai ketuhanan. Yakni sejalan dengan Sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa.(Sumber)

Populer

“ Malam itu panjang, maka jangan pendekkan dengan tidurmu dan siang itu begitu terang maka janganlah kau menjadikan gelap dengan dosa-dosamu (Yahya bin Muadz) "
 

© Copyright Infoku 2012 -Sekarang | Design by Muslim Asy'ariyah | Published by Pemudi Muslim Bersatu | Powered by Muslim.